Pada Jumat, 7 Desember 2012 saat mengantar istri ke pasar di sekitar rumah kami, kami berbagi tugas, biasanya saya mendapat tugas membeli buah-buahan.
Saat membeli buah, buah rambutan mulai musim dan banyak pedagang yang menjual rambutan. Saya membeli beberapa ikat rambutan dari pedagang keliling yang sedang berhenti di depan pasar, sambil ia menawarkan rambutannya.
Seperti biasa saya sempatkan mengobrol dengan para pedagang di pasar, begitu pula dengan pedagang rambutan keliling ini. Saya senang dengan semangat mereka berdagang, ada motivasi yang membangkitkan gerak usaha saya juga.
Dari pedagang gerobak ini saya bertanya, dari mana rambutan ini ia beli? Ia menjelaskan secara detail bagaimana ia bisa berjualan buah musiman ini. Awalnya ia mengambil barang dagangan ini dari seorang boss. Boss ini yang menyediakan banyak gerobak dan buahnya kepada para pedagang.
Saya pada Sabtu, 1 Desember 2012 lalu berkesempatan diundang oleh BEM FEUI untuk sharing tentang Social Entrepreneur pada acara kompetisi “Young Sociopreneur Challenge” di Kampus UI Depok.
Kebetulan saya dapat berbagi hal tersebut karena ingin berbagi ilmu social saya yang di dapat dari bangku kuliah MM CSR Universitas Trisakti, yang kebetulan saya pun mengambil tema tentang Social Entreprenur pada tesis saya.
Dan kebetulan pula di Komunitas TDA, saat kepemimpinan saya, tahun 2010 TDA memperoleh Best Achievement Social Entrepreneur Community. Dan selain itu pula saya mengelola sebuah sekolah sosial yaitu Sekolah Luar Biasa Sejahtera, di kawasan padat penduduk di Pademangan Barat. Sekolah untuk kebutuhan para penyandang disabilities ini diperuntukkan untuk mereka yang kurang mampu dan membutuhkan pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus.
Alhamdulillah pada minggu lalu buku karya saya dan sahabat saya, @roniyuzirman sudah terbit. Buku berjudul “Keajaiban Tangan Di Atas” ini diharapkan menjadi panduan untuk para wirausaha baru yang ingin memulai dan membesarkan usahanya.
Buku ini juga merupakan buah tangan dari para pendiri Komunitas TDA, yang ingin mendokumentasikan sejarah pendirian TDA, kegiatan-kegiatan unggulan TDA seperti: Mastermind, Kelompok Mentor Bisnis, Bisnis Ala Pak Haji Alay dan Formula Sukses TDA serta menampilkan kisah sukses dari 11 member TDA.
Buku ini diberikan Kata Pengantar khusus dari Bapak Chairul Tanjung, Pemilik CT Corp dan Ketua Komite Ekonomi Nasional serta testimoni dari para sahabat TDA.
Semoga buku ini bermanfaat untuk kemajuan kewirausahaan dan ekonomi Indonesia dengan lahirnya pengusaha dari generasi-generasi baru.
Terima kasih saya ucapkan kepada para pendiri TDA, pengurus TDA Pusat maupun wilayah, serta para sahabat dan member TDA di pelosok nusantara.
Salam Sukses Mulia!
Iim Rusyamsi
Twitter: @iimrusyamsi ; Blog: http://iimrusyamsi.com ; Fanpage: http://www.facebook.com/iimrusyamsipage
Berikut resensi buku dan testimoni yang ada:
Saat saya menulis artikel ini, sedang terjadi arus balik pasca mudik lebaran tahun 2012. Saya ingin sedikit sharing tentang banyaknya pendatang baru ke Jakarta bersamaan dengan arus balik mudik ini. Jakarta bertambah penduduknya secara signifikan tiap tahunnya hanya pada musim mudik lebaran.
Menurut Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta (Dukcapil) yang di muat di Kompas, 22 Agustus 2012, penduduk resmi DKI ada 10.1juta jiwa penduduk. Dengan 10,1juta penduduk ini, menurut data BPS: kepadatan penduduk DKI per kilometernya adalah 14.469 penduduk (th 2010), untuk skala nasional, DKI yang hanya mempunyai luas 664 km2 atau hanya 0.02 % dari luas Indonesia secara keseluruhan, adalah wilayah terpadat. Wilayah terpadat nomor dua adalah Jawa Barat yang hanya 1.217 jiwa.
Recent Comments