Selamat Datang 2012: Selamat Datang Kejujuran

Selamat tinggal tahun 2011 dan selamat datang tahun yang baru 2012.

Bagi kita yang berbisnis pasti akan mempunyai catatan-catatan pencapaian yang telah ditargetkan apakah terwujud dan apakah yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik.

Laporan-laporan dipelajari dan menjadi pijakan seorang pemilik bisnis untuk memutuskan langkah berikutnya di tahun yang baru.

Tahun lalu telah menjadi sejarah untuk bisnis yang kita jalani dan tahun yang baru ini adalah masa depan kita selanjutnya, apakah bisnis akan lebih baik atau malah sebaliknya.

Tantangan pada tahun yang baru ini, dunia usaha terus berkembang dan pelanggan dengan mudah mencari kebutuhannya melalui berbagai media dan relasi mereka. Hanya satu kunci untuk dapat menjadi pilihan pelanggan yaitu KEPERCAYAAN pelanggan terhadap bisnis kita.

Jika pelanggan sudah percaya dengan produk dan jasa yang kita tawarkan, mereka tidak akan lagi melirik perusahaan yang lain. Maka untuk menjadi pilihan pelanggan yang dibutuhkan saat ini adalah membangun kepercayaan mereka.

Di acara Markplus Conference 2011 lalu, Pak Hermawan menekan bahwa dunia pemasaran saat ini memasuki era spiritual yang lebih menekankan karakter, bagaimana karakter dapat membantu meningkatkan penjualan yang dibahas pula di buku barunya, Selling with Character.

Di penghujung tahun, majalah SWA juga membahas “Good Corporate Governance”, bagaimana menjalankan bisnis secara beretika. Dan hebatnya, Komunitas TDA pun mencanangkan tahun ini bahwa TDA akan membantu mewujudkan para anggotanya menguatkan karakter dalam berbisnis , yang disebut: Characterpreneur sehingga dapat mewujudkan salah satu misi TDA yaitu High Trust Community.

Saya ingin sedikit membahas tentang satu karakter yaitu kejujuran, karakter yang merupakan pondasi awal yang harus kuat jika kita mau memulai dan menjalankan bisnis sehingga memperoleh kepercayaan pelanggan. Bahasan ini semoga juga bermanfaat untuk pembaca dan khususnya saya dalam menjalankan bisnis yang ada agar kita sama-sama lebih baik.

Pada tahun 2012 kita tidak lagi bisa mengatakan bahwa bisnis kita adalah bisnis PALUGADA, “apa luh mau gue ada”. Jangan pernah menjual apa yang kita tidak ada… jangan memaksakan memasarkan produk atau jasa yang memang sebenarnya tidak kita jual. Memberikan informasi yang sebenarnya kepada pelanggan akan menciptakan kepercayaan yang baik.

Tidak jual janji sembarangan. Apa yang kita janjikan akan menjadi ekspektasi/harapan pelanggan terhadap kita. Sekali meleset dari janji tersebut, pelanggan tidak akan percaya lagi dengan bisnis kita. Maka jika kita sudah berjanji apa pun upaya harus dapat dipenuhi agar tidak ada kekecewaan.

Semisal saja kita ternyata tidak bisa memenuhi janji untuk tepat waktu yang dijanjikan maka komunikasikan kepada pelanggan secepatnya dan lalu berikan pengganti. Contoh saja di bisnis bengkel mobil, saat ternyata mobil yang dijanjikan tidak bisa selesai tepat pada waktunya, maka mau tidak mau, kita harus memberikan pengganti mobil sementara atau solusi lainnya.

Tidak sedikit, pemilik bisnis yang menggunakan kebohongan agar mereka bisa menjual produk atau jasanya. Transaksi pertama tersebut mungkin bisa mereka dapatkan, namun transaksi berikutnya pelanggan akan meninggalkan pebisnis tersebut. Karena mereka sudah tidak percaya lagi. Dan akhirnya pembicaraan tentang bisnis mereka pun menjadi negatif.

Dengan memberikan informasi yang sebenar-benarnya, mungkin transaksi tidak terjadi, namun kepercayaan yang di dapat. Itulah investasi kita diawal, tidak harus mengambil profit didepan, tanamkan dahulu bibit kepercayaan. Insya Allah kepercayaan pelanggan tumbuh, transaksi datang bertubi-tubi. Perlu waktu dan proses untuk memetiknya.

Jika kita masih ada calon pelanggan di 2011 yang belum jadi membeli produk/jasa kita, teruslah jaga hubungan baik dengannya dan tanpa lelah membangun kepercayaan. Yakinlah jika kita dengan calon pelanggan selalu awali dengan kejujuran maka mereka akan mau membeli produk/jasa kita.

Namun untuk dapat kepercayaan, tidak cukup dengan kejujuran saja tapi juga harus dipenuhi dengan skill dan kemampuan yang tinggi sehingga bisa menjelaskan kepada pelanggan dengan benar dan jujur atas produk/jasa yang ditawarkan. Kejujuran tanpa skill yang mumpuni akan terlihat ketidakmampuan.

Tahun 2012 ini harus banyak menginvestasi dengan edukasi kepada tim bisnis dan menanamkan budaya dan karakter bisnis yang ingin kita wujudkan. Hasil edukasi tersebut akan terasa di pelanggan dan profit pun akan datang.

Insya Allah tahun 2012 lebih baik dari tahun 2011. Saatnya integritas dibangun sehingga harapan pelanggan terpenuhi. Bukan saja dengan pelanggan, tapi juga dengan tim bisnis, partner, investor, supplier, lingkungan dan stakeholder lainnya…

Semoga kita tidak mempunyai bisnis yang merugi terus dikarenakan tidak ada perubahan yang kita bangun. Sukses itu karena tiap hari membangun perubahan. Mereka yang tidak melakukan perubahan setiap hari pasti merugi. Tapi untuk mereka yang terus melakukan perubahan, keuntunganlah yang didapat.

Sekarang saatnya menyusun langkah-langkah untuk lebih baik di tahun 2012. Hari ini awal yang tidak akan disia-siakan untuk action… Selamat menemui keberhasilan-keberhasilan di tahun yang baru ini…

Iim Rusyamsi
http://dokterkomputer.com | http://400education.com |
http://mgstraining.com | http://sekolahsejahtera.com
Blog : http://iimrusyamsi.com
Twiiter : @iimrusyamsi

Related Articles

2 Comments

  1. affanul

    yup kepercayaan kayakny skrang sudah mulai langka dan bisa menjadi senjata utama didalam berbisnis, thanks ms infony, sy jg masih newbie untuk belajar bisnis masih pemula mhn pencerahanya..

    • iimrusyamsi

      Thanks sudah mampir. Semoga bermanfaat dan sukses yah…

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan Iim Rusyamsi

January 2012
M T W T F S S
« Jun   May »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Hubungi saya:

Silahkan kirim email ke iim.rusyamsi(at)gmail.com