Kurikulum Komputer di SD ?

Kurikulum Komputer di SD ?

kgtan-pbm-d-lab-komputer.JPGIstri saya memberitahukan dan kecewa ke saya, anak kami, Icha, 6 tahun, kelas 1 SD, nilai ulangan komputernya hanya mendapat nilai 6.5. Padahal tiap hari Icha membuka komputer. Ia punya komputer sendiri di rumahnya dan tersambung ke internet.

Icha sudah mengenal komputer sejak umur 1.5 tahun, memakai mouse sudah mahir sejak umur 2 tahun.

Saat ini, ia sudah biasa mengenal notebook, intenet, menggunakan search engine seperti Google, jika ia mencari sesuatu, Youtube, CD interaktif dan edukasi, Multimedia, Games Online, Download malah chat dengan YM pun ia sudah saya kenalkan dan tentu penggunaannya dalam pengawasan kami.

Kalau melihat buku panduan komputernya, seharusnya amatlah jauh dari pengetahuan ia berkomputer. Kelas 1 SD di kurikulumnya saya lihat hanya seputar pengenalan perangkat komputer.

Ada pelajaran yang aneh di bukunya, contoh yang saya lihat adalah :

- ada sejumlah soal menyamakan gambar yang mengharuskan siswa menarik garis lurus ke gambar yang sesuai. Salah satunya adalah gambar ‘tikus’ yang dianggap sama dengan gambar perangkat ‘mouse’. Nah loh hubungannya apa yah…

Ini saya copykan kurikulum dasar pembelajaran TI dan Komputer untuk SD (sumber : http://www.pdf-search-engine.com/ktsp-sd-pdf.html ):

Kelas I : Pengenalan bagian-bagian komputer dan Games
Kelas II : Menghidupkan dan mematikan dengan urutan yang benar dan Games
Kelas III : Mengetik huruf dan angka dan Games
Kelas IV : Mengetik surat dan Games
Kelas V : Membuat dan mengetik surat dan Membuat kolom/tabel jadwal mata pelajaran
Kelas VI : Membuat surat, Menghitung dan Pengenalan internet

Hampir semua pelajaran diatas sudah bisa dilakukan oleh anak saya.
Mungkin sama juga anak-anak lain yang mempunyai fasilitas tersebut di rumahnya dan orangtuanya menguasai komputer juga.

Berarti saya nya yang kecepatan mengajari anak saya yah??? hehehe…atau kurikulumnya yang ketinggalan…

Kalau kelas 6 SD baru dikenalkan internet, wah akan tertinggal jauh bangsa ini…

  • No Related Post
tabs-top

“Kurikulum Komputer di SD ?”

  1. joelsinaro says:

    hahaha… sama neh anak kita pak, kls 1 SD jg… komputer jg dah jd bagian aktifitasnya sehari2…
    cuman itu aja barangkali krn bundanya suka intipin pelajaran sekolahannya jadi istilahnya sekali-kali diajak keluar toll dulu, ke jalan biasa… ntar masuk toll lagi… hehe..

    Kadang emang bingung pak kita memahami maksud & tujuan kurikulum yg ada skrg… :(

  2. Gunadi says:

    Wah, anak saya sekarang 3,5 tahun dah minterin neneknya untuk maen komputer n internet, dah bisa maen game online sendiri, n chating, walau hanya ngirimin audible.
    dan kalo saya lagi bongkar komp dia tanya-2 ini itu, jadi dia tau itu cpu, hardisk keyboard mouse …. :D

    tapi itu karena kita ada komputer di rumah, jadi temen-2 nya yang gak punya komputer pasti gak punya kesempatan seperti itu. Jadi mungkin pak IIM bisa memelopori komputer murah untuk anak bangsa :D , supaya anak-anak bisa mengenal teknologi sejak dini

  3. ortu dulu says:

    jangan membandingkan anak yang mempunyai fasilitas komputer atau sampai internet dirumah, coba yang anak tukang becak apakah mungkin akan seperti anak anda, jangan disama-ratakan buktikan saja dengan nilai / prestasi.

  4. azizah says:

    Saya adalah penyusun kurikulum di tk. Salah satu kurikulum yang saya buat adalah pelajaran komputer, dan ternyata apa yang di ajarkan di SD sudah menjadi pelajaran harian murid-murid saya di TK, bagaimana ini SD kurikulumnya?

  5. azus says:

    Saya baru 2tahun mengajar komputer di desa terpencil,dan belum ada kurikulum pelajaran komputer.jadi saya mengajar sesuai dengan daya tangkap siswa. disini anak kelas 1, saya perkenalkan perangkat komputer dan bermain game mendidik juga microsoft word sekalian untuk belajar membaca dan menulis. Alhamdulillah siswa disini masih bisa mengikutinya. kalau tentang internet dana belum mencukupi, kalau ada yang punya kurikulum komputer di sd tolong donk.

  6. Harusnya pelajaran komputer buka materi dasar pembelajaran disekolah seperti matematika,IPA, Bahasa Indonesia dll, akhirnya jadinya spt ini, yg sudah jago komputer merasa, pelajaran komputer disekolahnya “katrok”. sedangkan yg nggak punya komputer bisa nyentuh keyboard disekolahnya saja sudah alhamdulillah…
    Perlu dipikiran materi / konsep seperti ekstra kurikuler, yg bisa mensegmetasi kemampuan siswa, shg pembelajaran komputer lebih mengena.

  7. melodramma says:

    Saya punya tempat belajar komputer untuk anak-anak di desa saya. Yang ikut les kebanyakan anak yang ga punya komputer. Hasil ulangan mereka di sekolah memuaskan malah lebih bagus daripada anak yang punya komputer di rumah. Jadi punya komputer di rumah ga mesti menaikan nilai mereka di sekolah. Saya kadang membuat kurikulum sendiri sesuai dengan kemampuan masing-masing anak, karena kadang ada anak yang sangat cerdas, pintar da ada yang loadingnya lambat.

  8. iqbal(pria 28th) says:

    halo ap kbr smuanya.? Dulu saya pernah kuliah di kejur TK selama 5 semester saja.tapi sampai saat ini pekerjaan saya penganguran sejati, namun hari ini saya mendapat tawaran di Madrasah yang baru di “bangun” untuk membuka mata pelajaran komputer,dan saya sanggupi,namun saya belum mempunyai modulnya. Bagaimana Ya….?

    IR: Pak Iqbal modulnya banyak di internet, coba di cari di google yah…teman lain silahkan membantu, thanks

  9. AriefDJ™ says:

    ..betul pak.. Alangkah bermanfaatnya kalo ada modul-nya.. Besar pahalanya.. :)

  10. deva says:

    Maaf pak,,,Kebetulan saya mengajar komputer di salah satu SD Negeri Bekasi…Menurut saya, nilai anak bapak 6,5 itu bukan berarti guru tersebut beranggapan bahwa anak bapak tidak menguasai materi, tapi mungkin saja perilaku anak-anak yang terkadang merasa sudah bisa, jadi dia tidak mau mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru komputer tersebut…….Boleh jadi anak bapak,menguasai dan pintar di rumah,,tapi apakah di sekolah ia dapat mengerjakan tugas-tugas komputer untuk mendapatkan nilai optimal.
    Mengenai kurikulum, memang saya merasa materi tersebut jauh tertinggal dengan kemampuan anak-anak jaman sekarang. Tapi menurut saya tergantung dari kreatifitas guru komputer masing-masing dalam melengkapi materi-materi yang dirasa memang sudah pantas untuk setiap tingkatan kelasnya, jadi tidak terpaku oleh buku saja. Terimakasih, mohon kerjasama antara guru dan orang tua murid… 

  11. khoirul says:

    Pelajaran komputer pada masa sekarang ini seharusnya sudah menjadi pelajaran pokok dalam dunia pendidikan di Indonesia, mulai dari tingkat TK, SD sampai Perguruan Tinggi. tapi silabus pendidikan komputer sampai saat ini belum ada yang baku dari pemerintah.
    Pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan seharusnya memperhatikan kebutuhan tersebut, yaitu dengan menyusun silabus pendidikan komputer mulai dari tingkat terendah sampai tingkat tertinggi.
    Sekali lagi kepada Dinas Pendidikan segera menerbitkan silabus pendidikan dasar.
    thaks….

  12. ova says:

    gmna cara memberi soal ujian komputer???

  13. unggul says:

    Untuk Bapak-bapak dan ibu-ibu yang merasa pelajaran komputernya kurang pas dengan anaknya, Bapak dan ibu dapat menyampaikan keluhan ke sekolah agar sekolah kerjasama dengan lembaga pendidikan yang menangani pendidikan komputer anak-anak. Sekolah-sekolah favorite sudah banyak yang bekerjasama dan hasilnya anak-anak akan mengikuti perkembangan IT sesuai dengan tingkat usianya. Karena baik Diknas maupun sekolah memang belum mampu membuat kurikulum komputer untuk anak-anak. Begitu saran saya pak. Sukses terus untuk Pendidikan Indonesia

  14. SDIT says:

    Guru Komputer memang harus kreatif dan up to date, jangan sampai kalah dengan muridnya, untuk itu seorang guru harus selalu mencari hal-hal yang terbaru yang sesuai dengan kemajuan teknologi, contohnya sekarang sudah menggunakan Win XP / 7 tapi komputer yang ada masih win 98, begitu juga dengan programnya cari yang terbaru dan bisa menyenangkan anak-anak.

  15. SDIT says:

    Materi I : Smt. 1 Paint dan Smt.2 Instan Artist
    Materi II : Instan artist dan Ms. Word
    Materi III : Ms. Word dan Power point
    Materi IV : Power Point dan Internet ( Searching, Browsing, e-mail )
    Materi V : Excel dan Internet ( Down load, Membuat blog, Tugas… )
    Materi VI : Internet ( Mengulang materi Word,Excel,P.Point,Internet )/ Pemantapan Materi dan Ujian

  16. casimira says:

    wahh comennya pada bagus-bagus nieee

  17. budi says:

    maaf pa iim kebetulan saya mengajar komputer kelas 1 di sd, saya mengalami seperti yang bapak deva tulis. Ada beberapa anak yang sudah merasa bisa komputer namun ketika di berikan tugas di kelas, anak tersebut merasa sudah bisa jadi cuek saja dengan tugas yang di berikan malah bermain komputer seenaknya tanpa mau mengerjakan apa yang sudah menjadi tugasnya. Maaf sebelumnya bukan berarti anak bapak seperti itu. Lain ladang lain illalang, kita tidak bisa menyamaratakan semua anak. Ada anak yang beruntung ada juga anak yang kurang beruntung. Dalam komputer tidak hanya praktek yang di utamakan namun juga teori di perlukan, kita bisa lihat anak sekarang tanpa di ajarkan sudah bisa main internet (padahal kadang orang tuanya sendiri belum tentu bisa) tapi hasilnya apakah sesuai dengan umurnya?Saya sendiri mengenai materi komputer hampir sama dengan yang di tulis oleh SDIT. sebenarnya komputer itu tanpa perlu ada pendidikan formal anak anak pun pasti bisa, tinggal di depan komputer ber jam-jam anak anak pasti bisa, tapi pertanyaannya adalah buat apa sih komputer itu di kenalkan kepada anak?apakah untuk sekedar mengenalkan atau untuk bisa menulis surat atau yang lain. Semua tergantung kebutuhan anak tersebut. Mohon maaf sebelumnya kalau tulisan saya menyinggung. Wassalam

  18. pipin says:

    kurikulum komputer sekolah dasar dan media dan materi ekstra komputer sekolh dasar

  19. norman says:

    kurikulum itu sebenarx sudah baik krna yg buat kurikulum bukan tukang becak (maaf). tidak bisa mempersalahkan satu pihak. walaupun anak sering main komputer, apakah si anak sudah tau tentang teorinya? karna tes kemampuan di sekolah biasanya bukan di suruh bermain komputer, tp ada soal2 yang harus dikerjakan. tinggal dari kita orang tua yang harus memperhatikan kebutuhan pembelajaran anak bekerja sama dengan guru disekolah tentunya.

Leave a Reply